1

P . A . P (Perang Apa Perang)

Lagi-lagi perang, anak-anak lah yang jadi korbannya. Kalau dipikir-pikir memang menyedihkan ya? Perang antara Israel dan Palestina memang sudah banyak menelan korban dan kecamanan dari berbagai belahan dunia ini terlebih lagi di negeri kita sendiri.

Dimana-mana ada aksi demo yang menentang agresi militer Israel ke Palestina. Isreael itu kejam, tidak punya prikemanusianlah, negara Zionislah, dan banyak lagi caci maki yang dilemparkan pada Israel. Tunggu dulu, ini merupakan catatan besar bagi kalian, kita dan negara ini. Sekarang dimana-mana terjadi kasus pembunuhan yang disertai mutilasi. Itu lebih kejam dan semua itu ada disekiatr kita. Ini PR bagi kita semua.

Wah, parah juga. Negara lain yang perang kok negara kita yang sibuk??? Prihatin boleh prihatin tapi gak mesti kayak gini. Yang dibutuhkan saudara kita di Palestina bukan aksi demo atau Jihat, tapi yang dibutuhkan disana itu para medis, obat-obatan, makanan dan yang pasti itu doa.

Demo gak bakalan merubah segalanya begitu saja, wong Israel juga udah gak mau perduli dengan kecaman-kecaman dari berbagai dunia PBB aja gak digubris sedikitpun apa lagi kita cuma rakya jelata.
Ada lagi yang mau berjihad (Pis men), pikir-pikir dulu saudaraku. Jangan bertindak gegabah. Jihad bukan jalan keluar untuk menciptakan perdamaian di Palestina. Jihad sama juga mengantarkan diri pada kematian. Senjata yang digunakan Israel senjata canggih bukan golok lho.

Nah ini yang paling parah lagi, pemberitaan di media masa. Pemberitaan yang ku anggap sepihak. Hampir setiap hari yang menjadi headline berita tanah air bahkan didunia ini adalah gempuran membabi buta oleh tentara Israel, sedangkan kaum Hamas yang menembakkan roket ke Israel gak begitu di ekspos bahkan gak ada sama sekali berita yang memberitakan serangan kaum Hamas ke Israel.

Teman-teman dan sudara-saudaraku, berita yang selama ini jangan dipandang sebagai perang agama, masalahnya sekarang yang terlihat dari aksi demo itu sedikit menganggap itu perang agama. Sekali lagi ini bukan perang agama. Jadi, jangan bawa-bawa agama dalam konflik dunia ini. Peace...
2

Download Lagu Dayak (Epel Padagi)

1. Epel Padagi - Malam Minggu

2. Epel Padagi - Mimpiku

3. Epel Padagi - Nang Dara Nang Bujakng

4. Epel Padagi - Pangurat

0

Suka Cita Natal di Negeri Rantau

Tanpa terasa Natal sudah terlewati, dan tanpa terasa juga Natal kali ini aku tak bisa merayakan bersama keluarga dan orang-orang yang paling aku sayangi. Tapi semua itu bisa terganti dengan kehadiran teman-teman seperjungan yang setia dalam suka maupun duka. Sungguh suatu yang sangat berharga, karena baru kali ini aku merayakan Natal di tanah rantau dan jauh dari keluarga.

Dan ini juga merupakan pengalaman pertamaku yang ku alami ketika aku mengikuti misa malam Natal di gereja St. Laurentius Bandung paroki yang paling dekat dengan kost-kostan ku.
Malam itu aku memilih ikut misa terakhir, karena aku ingin merasakan moment malam Natal dengan suasana yang tenang. Aku sengaja pergi lebih awal, jam 8 tepat aku udah nymape di gereja padahal misa baru akan dimulai jam 9.

Bertepatan dengan itu pula misa kedua selesai, umat yang berdesak-desakan keluar dari gereja menjadi pemandangan yang luar biasa. Ditengah hiruk pikuk dan bermacam-macam tingkah dan penampilan umat yang sangat antusias menyambut kelahiran sang Juru Selamat. Ada yang saling mengucapkan selamat Natal kepada kenalan dan sanak saudaranya, cipika-cipiki disana kemari. Dan satu yang paling unik disini, momen itu dimanfaatkan oleh oknum yang sengaja cari celah dalam kesempitan ini.

Aku mengarah pada seorang bapak-bapak dengan santai berdiri didepan pintu gerbang gereja dengan sebuah tas sambil menyodorkan sepotong kertas yang aku lihat jelas berisi lambang salah satu parpol dan photo seorang caleg. Ternyata moment natal ini buatnya menjadi moment berkampanye. Wah gawat juga dunia politik Indonesia ku tercinta ini.
Tanpa basa-basi ketika gereja mulai kosong, aku langsung saja memasuki gereja takutnya gak dapat tempay duduk.

Sedikit demi sedikit gereja mulai terisi, ada yang datang sekeluarga ada juga dengan pasangan masing-masing (maksudnya yang lagi pacaran). Kebanyakan umat yang aku lihat dari komunitas Thionghoa, memang komunitas ini dimana-mana selalu mendominasi dalam hal keimanan.

Sejenak menunggu misa dimulai, lagi-lagi aku melihat hal yang belum pernah kulihat. Ketika petugas tatib sibuk mengatur umat kesana kemari mencarikan bangku kosong buat umat yang baru datang. Nah, saat itu seorang tatib menyapa ibu-ibu dan bertanya apakah bangku disebelahnya sudah ada yang ngisi belum. Tapi dengan cueknya ibu itu menjawab kalau bangku disebelanya sudah di “booking” untuk saudaranya yang lagi dalam perjalanan.
Ugghhh..... Cape dech... Bangku gereja kok di “booking”. Aya'-aya' wae'....
0

Bujakng Landak 07




Lagi pada ngeceng ne...
Inilah wajah-wajah Jalunukng Dayak.... Wakakakakak...
0

Hijaukan Hutanku...

Penghijauan Untuk Semua, itulah tajuk yang diambil KPA-LH Gandawesi untuk menghijaukan kembali kawasan Punclut Kecacamatan Cidadap Bandung Utara. Kawasan ini memang harus dihijaukan kembali karena kawasan ini merupakan kawasan resapan air kota Bandung. Jika nkawasan ini dibiarkan gundul tanpa pohon maka diyakini dalam waktu kurang dari 10 tahun kota Bandung akan kembali ke sejarah masa lalu, yakni kembali menjadi danau.

Dengan menggunakan 2 mobil ranger, sekitar pukul 8 pagi (6/12) kami berangkat menuju tempat yang akan ditanami pohon, sebelumnya dibuka dengan upacara yang dipimpin oleh pihak Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia. Penghijauan yang diikuti oleh civitas akademika UPI, Mapala, siswa-siswi se-Bandung Raya, serta masyarakat sekitar kawasan Punclut. Sebanyak kurang lebih 5.000 pohon ditanam dikawasana ini yang terbagi atas 2 jenis pohon, diantaranya pohon produktif dan pelindung.

Sungguh perbuatan yang mulia jika kita bisa memulai apa yang telah diprakarsai oleh KPA-LH Gandawesi ini bisa kita lakukan dilingkungan sekitar kita. Tidak ada salahnya jika kita menanam pohon disekitar kita, banyak manfaat yang bisa kita petik.
Mudah-mudahan program seperti ini banyak dilakukan oleh institusi-institusi yang peduli akan lingkungan sekitar kita.
0

Eksekusi, Koruptor, dan Hari Pahlawan

Oleh : F. Darmianto
"Marilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. %Met hari pahlawan%."
Itu sepenggal sms dari temanku, saat itu aku baru bangun dari tidurku, butuh usaha yang keras agar aku bisa baca sms itu, karena kelopak mataku masih susah kubuka. Tapi bukan itu yang akan kita bicarakan disini.

Seteleah 5 tahun sejak dijatuhi hukuman mati, Amrozi CS akhirnya dieksekusi juga. Sungguh suatu sejarah terbesar peradilan hukum Indonesia yang berhasil menjalankan hukum sesuai dengan undang-undang. Sudah layak dan sepantasnya Amrozi CS dijatuhi hukuman jika dibandingkan dengan apa yang telah dilakukannya.

Tewasnya Amrozi CS ditangan juru tembak sebuah kado besar bagi pahlawan bangsa yang telah tewas demi kemerdekaan tanah air ini dalam rangka memperingati hari pahlawan ini. Memang tewasnya mereka menimbulkan kontroversi yang sangat luar biasa untuk dunia dan indonesia tapi perbuatan mereka juga membuat dunia terguncang.

Pahlawan yang telah tewas dimedan tempur puluhan tahun yang lalu mungkin sangat merasa senang dengan negara ini. Bukan karena tewasnya ketiga teroris ini, tapi karena indonesia sedikit mampu menegakkan hukum dinegara ini.

Tapi tak semudah itu mereka akan bahagia atau senang dialam baka sana, masih banyak kemiskinan dipenjuru bangsa ini, pembodohan dimana-mana, para koruptor yang masih bisa menari diatas penderitaan bangsa ini yang tidak kalah lebih keji dari teroris.
Yang mereka gunakan bukan bom, melainkan kekuasaan mereka yang mereka salah gunakan. Bukan untuk kepentingan masyarakat tapi demi isi rumah dan kemakmuran diri sendiri.

Jika aku bisa membangunkan para pahlawan yang telah mati demi bangsa ini, aku ingin mereka yang memimpin negara ini. Mungkin merekalah yang bisa membawa negara ini kedalam kemakmuran seperti mereka mampu membawa negara ini kedepan pintu gerbang kemerdekaan bangsa ini.

Wahai pahlawanku, istirahatlah dengan tenang dialam kubur sana. Serahkan bangsa ini pada generasi mudamu, bukan pada para koruptor, hanya ini yang bisa kami berikan padamu.
 
Copyright © ..::Blog Tisen::..